REFLEKSI
“AKHIR KATA *Pribadi Terbaik*”
Demikianlah,
kita tidak akan mampu membangun peradaban baru tanpa melakukan perubahan dalam
diri kita.
Kita
harus merubah VISI dan angan-angan kita dengan kuat.
Kita
jadikan Allah swt sebagai satu-satunya tujuan hidup kita.
Hidup
untuk Allah.
Bekerja
untuk Allah.
Berkarir
untuk Allah.
Berumah
tangga untuk Allah.
Jika
kita mampu merubah angan-angan dan VISI hidup kita itu, secara perlahan kita
akan mampu merubah persepsi dan pola pikir kita yang tidak Islami menjadi
Islami.
Kita
jadikan Islam sebagai pedoman bagi seluruh urusan hidup kita.
Kita
jadikan Islam sebagai landasan berpikir seluruh keputusan kita.
Dari
situ akan terbentuk perilaku dan perbuatan Islami.
Akhlak
Islami akan lahir secara otomatis.
Perilaku
yang dibangun dan dijaga konsistensinya akan menumbuhkan kebiasaan Islami.
Kebiasaan
Islami yang dapat kita tularkan dan dakwahkan kepada masyarakat kita, sehingga
mereka mempunyai kebiasaan Islami juga, akan memunculkan budaya Islami.
Budaya
Islami yang dianut oleh suatu masyarakat bahkan suatu bangsa dalam kurun waktu
panjang akan melahirkan sebuah peradaban.
Itulah
peradaban Islami yang kita CITA-CITAkan.
Sebuah
peradaban yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
Sebuah
peradaban yang jauh dari nilai-nilai materialis, hedonis, koruptif, tidak
bermoral, manipulatif, dan penuh kedustaan.
Kita
menginginkan perdaban yang adil, bermartabat, amanah, jujur, sederhana, dan
menjujung tinggi nilai-nilai ketuhanan.
Itulah
peradaban yang diinginkan seluruh umat manusia, andaikan mereka tahu betapa
indahnya perdaban Islam ini.
“Dan
semoga kita mampu menjadi pionir yang memberikan kontribusi terbaik untuk
perdaban Islam”Aamiin.
Penuh
cinta, 241116 (9.18 PM)
NK,86 UNJ
0 komentar :
Posting Komentar