“The Power of
Character”
By:Nurul Khasyiah
Salam
semangat untuk ayah bunda yang selalu menyempatkan waktu untuk mendidik ananda
dengan penuh cinta dan para pendidik
diseluruh penjuru tanah air.
Kehadiran beberapa sekolah ramah anak di beberapa ibukota, ditengah-tengah ayah bunda bukan tanpa sebab,
sekolah tersebut hadir untuk mengembalikan konsep pembelajaran yang
menyenangkan untuk ananda dan mengembalikan ananda pada konsep fitrah
pendidikan yang sesungguhnya. Menyeimbangkan gaung karakter serta aplikasinya
dan mampu ideal untuk pencapaian akademik adalah esensi keberadaan “potensi
anak sesungguhnya”. Karenanya dengan kerja sama kami dengan ayah bunda, maka
sinergi pengembangan karakter akan menjadi jembatan yang membuat anak-anak kita
menjadi pribadi terbaik dan bermanfaat.
Seorang pendidik yang
baik setidaknya sadar, bahwa penglihatan, perasaan, dan pendengaran biasanya bersifat
sequence atau berurutan dalam sebuah roses pembelajaran adalah langkah awal
yang mampu dihadirkan guna tujuan pembelajaran yang harmonis yang mampu
direalisasikan dalam pola pembelajaran. Seorang anak akan sulit menerima
tuturan-tuturan bijak yang didengarnya dari sang guru kalau dia melihat
tindakan dan merasakan hubungan yang tidak baik dari gurunya. Karena itu
penting untuk meneladankan nilai-nilai kebaikan dalam perilaku sehari-hari agar
para murid melihat; menciptakan hubungan yang baik agar mereka merasa; dan
mengarahkan mereka pada suatu hal yang baik dan benar agar mereka mau mendengar
dan melakukan.
Apa yang dilihat anak memberi andil yang cukup besar dalam
melahirkan pikiran untuk berperilaku. Namun sekolah hanyalah tangan kedua, pada
dasarnya yang paling berpengaruh dalam membetuk karakter anak adalah keluarga.
Karenanya kami yakin, “Power of Love” yang ayah bunda hadirkan dengan
memberikan contoh keteladanan, memahami ananda dengan tulus, menyediakan waktu
untuk mendengar cerita-cerita “hebat” nya dalam kegiatan-kegaiatn yang ananda
lalui, kesabaran ayah bunda dalam menyikapi karakter ananda yang luar biasa,
dan masih banyak lagi energi cinta dan itu lahir dari sosok ayah bunda yang
sangat paham betapa berharganya anak-anak kita di usia “golden age” ini..
Ayah Bunda kehadiran Pendidikan karkater merupakan upaya
untuk membantu perkembangan jiwa anak-anak baik lahir maupun batin, dari sifat
kodratinya menuju kea rah peradaban yang manusiawi dan lebih baik. Pendidikan
karakter merupakan proses berkelanjutan dan tak pernah berakhir (never ending
process), sehingga menghasilkan perbaikan kualitas yang berkesinambungan
(continuous quality improvement), yang ditujukan pada terwujudnya sosok manusia
masa depan, dan berakar pada nilai-nilai budaya bangsa. Pendidikan karakter
harus menumbuhkembangkan nila-nilai filosofis dan mengamalkan seluruh karakter
bangsa secara utuh dan menyeluruh (kaffah).
Ayah Bunda, mari kita bergenggaman tangan bahwa pekerjaan
untuk menghadirkan karakter untu menjadi pejuang-pejuang hebat dalam setiap
episode hidup anak-anak kita adalah tugas kita bersama. Karena bersama
pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan mampu dituntaskan secara bekala dan
sukses. Akhir kata “Semangat Berjuang” untuk para orang tua dan guru yang mampu
menghadirkan pendidikan karakter ditengah-tengah pembelajaran guna tujuan
pendidikan yang penuh cinta dan bermanfaat untuk banyak pihak.
0 komentar :
Posting Komentar